Ini adalah pertanyaan pertama yang hadir dalam benak saya, sehubungan dengan tugas dan fungsi pokok saya sebagai salah satu penanggung jawab penghitungan kinerja perekonomian suatu daerah dalam sebuah institusi yang bergerak dalam bidang pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data.
Mungkin menurut anda ini adalah pertanyaan seorang mahasiswa semester awal yang baru belajar mata kuliah ekonomi makro dan mikro. Tapi yakinlah anda sebagai seorang tamatan sarjana yang sudah mengkhatamkan mata kuliah ekonomi makro dan mikro dengan predikat memuaskan, pernyataan sepele ini selalu hadir dalam benak saya dan bahkan selalu mengganggu tidur saya. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena pada prakteknya menghitung pertumbuhan ekonomi bukan lah pekerjaan yang gampang, sering kali data yang didapatkan dari subject matter setelah diolah menunjukkan hasil yang bertolak belakang dengan fenomena yang ada dilapangan. Sehingga sebagai pendatang baru dalam dunia penghitungan kinerja perekonomian makro, saya kerap berada dalam suatu kondisi yang lazim disebut oleh anak muda jaman sekarang dengan istilah galau.
Salah seorang teman baik saya yang lebih mumpuni dalam pengetahuan bidang ekonomi awalnya juga menertawakan saya dengan pertanyaan saya, tetapi kemudian beliau menangkap akar permasalahan dari pertanyaan saya tersebut. Bukanlah kepercayaan terhadap kondisi perekonomian yang terus menerus tumbuh yang menjadi permasalahan saya, melainkan keakuratan data yang saya peroleh dari subject matter terkait yang kurang mencerminkan fenomena sebenarnya yang ada di lapangan. Sungguh, mendengar penjelasan beliau membuat hati saya menjadi tenang dan tentram.
Jadi mengapa ekonomi selalu bertumbuh? jawabannya sangat sederhana, jawaban yang sebenarnya sudah saya ketahui bahkan sebelum saya mempelajari mata kuliah ekonomi makro dan mikro, yaitu karena manusia adalah makhluk ekonomi. Untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya manusia harus melakukan tindakan ekonomi sehingga dengan ataupun tanpa teori ekonomi sejatinya pertumbuhan ekonomi terus terjadi bahkan sejak jaman nabi adam.
Berikut ada sebuah ilustrasi sederhana mengapa perekonomian terus tumbuh yang dijelaskan dengan sangat baik oleh Irwin Schiff.
Jadi mengapa pada prakteknya hasil penghitungan kinerja kondisi perekonomian suatu daerah seringkali tidak sesuai dengan fenomena sebenarnya di lapangan? lantas langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasinya?
Ahh,, perlu lebih dari dua semester mata kuliah ekonomi makro dan mikro untuk menjelaskannya disini, banyak sekali pendekatan-pendekatan yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil penghitungan yang mendekati dengan fenomena yang sebenarnya ada dilapangan.
Semoga Bermanfaat.


0 comments:
Post a Comment